Sejarah Perkembangan Kompoter

A.    Pengertian Komputer
Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika. Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan.

B.     Perkembangan Prossesor Berbasis Intel

  1. MMX Teknologi
Teknologi MMX dari intel disain untuk meningkatkan performa multimedia dan aplikasi komunikasi. Sebelum adanya MMX beberapa prossesor secara terpisah digunakan untuk mengimplementasikan komunikasi dan suara dalam sistem computer. Dengan desain MMX, teknologi ini dapat ditambahkan kedalam desain dari prossesor. Hal ini berarti himpunan intruksi yang dimilki oleh prossesor dioptimalkan untuk menangani bidang multimedia dan program komunikasi. MMX menambahkan 57 intruksi baru kedalam himpunan antar intruksi dasar dari prossesor. Intruksi-instruksi ini dioptimalkan untuk dapat melakukan eksekusi dengan cepat. Tipe data baru dan 64 bit register juga ditambahkan untuk mendukung teknologi MMX.
  1. Pentium II
Prosseso rutama ini memiliki fitur:
·         Kecepatan yang berkisar antara 233 MHz sampai 450 MHz pada tahun 1999
·         Cocok unutk workstation maupun server
·         Menggukanan single edge contac cartridge 242 pins
·         Termasuk 512KB leveltwo cache
·         32KB dari level one cache dibagi menjadi 16KB data dan 16KB instruksi cache.

  1. Pentium Pro
Rangkaian Prossesor ini sesuai untuk high-end server yang membutuhkan sampai 4 prossesor. Prossesor ini memiliki fitur:
·         Sesuai untuk high-end workstation dan server
·         Kecepatan 150,166, 180 dan 200 MHz
·         Dapat diskalakan sampai 4 prossesor dalam sistem multiprossesor
·         Dioptimalkan hingga dapat menjalankan aplikasi 32 bit
·         8K/8K data terpisah dan intruksi level one cache.
  1. Celeron Prossesor
Prossesor Celeron didesain untuk pemakaian pasar konsumen di rumah. Prossesor ini memiliki fitur:
·         Kecepatan berkisar 266-500 MHz pada tahun 1999
·         Mirip dengan Pentium II prossesor
·         Versi 300 dan 333 MHz termasuk 128K dari level two cache
·         Level one cache 32K
·         Meliputi teknologi MMX
  1. Pentium III Prossesor
Berdasarkan pada mikro arsitektur P6, merupakan media intel MMX yang ditingkatkan dengan penyediaan streaming SIMd Extensions. Diaman terdapat 70 instruksi baru yang memungkinkan penggambaran image tingkat lanjut, grafik 3D, audio dan video, dan pengenalan percakapan.
Fitur barunya yaitu prossesor serial number, yaitu suatu nomer elektronik yang ditambahkan ke setiap prossesor Pentium III yang dapat digunakan oleh department IT untuk manajemen informasi/asset.
Prossesor ini memiliki fitur:
·         Kecepatan berkisar 450MHz, 500MHz, 550MHz, 600MHz pada tahun 1999
·         70 instruksi baru
·         Intel prossesor serial number
·         P6 Microarchitecture
·         100MHz system bus
·         512 leve two cache
·         Intel440BX chipset
  1. Xeon Pentium III
Merupakan prossesor yang dapat diskalakan (multiprossesor) sebanyak 2,4,8 atau lebih dan didesain secara khusus untuk mid-range dan server/workstation yang lebih tinggi tingkatannya. Prossesor ini meiliki fitur:
·         Sesuai untuk high end workstation atau high end server
·         Kecepatan berkisar dari 500-550 MHz pada tahun 1999
·         Mendukung penskalaan multi prossesor serial number
·         32KB (16 KB data/16 KB Instruction non-blocking, L1 cache
·         512 KB L2 cache
7.      Intel Pentium – 4
Pada Tahun 2000, Intel meluncurkan Intel Pentium-4, merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
8.      Intel Pentium – 4 Xeon
Pada Tahun 2001, Intel mengeluarkan Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
9.      Itanium
Masih di tahun yang sama, Intel kembali meluncurkan Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).


10.  Itanium 2
Pada Tahun 2002, Intel meluncurkan Itanium 2 yang merupakan generasi kedua dari keluarga Itanium
11.  Pentium M
Pada Tahun 2003, Intel meluncurkan Pentium M, yang merupakan Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
12.  Intel E7520/E7320
Pada Tahun 2004, diluncurkan Intel E7520/E7320 Chipsets yang dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
13.  Intel Pentium M 735/745/755
Pada tahun 2005, diluncurkan Intel Pentium M 735/745/755 processors yang dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
14.  Intel 4 Extreme Edition
Masih di tahun 2005, Intel mengeluarkan Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
15.  Intel Pentium D
Masih di tahun yang sama, di produksi Intel Pentium D 820/830/840 merupakan Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
16.  Intel Core 2 Quad
Pada Tahun 2006, Intel meluncurkan Intel Core 2 Quad Q6600 yaitu Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )
17.  Intel Quad-Core Xeon
Pada Tahun 2006, Intel kembali meluncurkan Intel Quad-core Xeon X3210/X3220, merupakan Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut, dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP)

C.    Generasi 5
Perkembangan processor Pentium dimulai sejak generasi lima. Berikut ini sejarah perkembangan computer dari generasi 5 samapai saat ini.
1.      Pentium Classic ( P54C)
  • Chip ini dikembangkan oleh Intel dan dikeluarkan pada 22 Maret 1993.
  •  Prosesser Pentium merupakan super scalar ( prosessor ini dapat menjalankan lebih dari satu perintah tiap tik clock).
  • Prosessor menjalankan dua perintah tiap tik, sebanding dengan dua buah 486 dalam satu chip.
  • Bus system: lebarnya lipat dua menjadi 64 bit dan kecepatannya meningkat menjadi 60 atau 66 MHz.
Sejak itu Intel memproduksi dua macam Pentium yang bekerja pada system bus 60 MHz (P90, P120, dan P180) dan sisanya bekerja pada 66 MHz (P100, P133, P166 dan P1200).
2.      Cyric 6x86
  • Chip dari perusahaan Cyrix yang diperkenalkan 5 Februari 1996.
  • Chip kompatibel dengan Pentium karena cocok dengan soket 7.
  • Cyrix memasarkan CPU-CPUnya dengan membandingkan frekuensi clock Intel.
  • Cyrix 6x86 dikenal dengan unjuk kerja yang buruk pada floating pointnya.
  • Cyrix mempunyai masalah saat menjalankan NT 4.0

3.      AMD ( Advanced Micro Device )
  • K5, dapat disamakan dengan Pentium-pentium Classic (dengan cache L1 16 KB dan tanpa MMX).
  • K6, K6-2 dan K6-3 bersaing dengan Pentium MMX dan Pentium II.
  • K7 Athlon, tidak kompatibel dengan Socket 7.
4.      AMD K5
K5 merupaka tiruan Pentium. K5 lama sebagai contoh dijual sebagai PR133 (Perform Rating). Maksudnya bahwa chip itu akan berunjuk kerja seperti sebuah Pentium P133. Tetapi hanya berjalan 100 MHz secara internal. Chip tersebut masih harus dipasang pada motherboard seperti sebuah P133. K5 AMD juga ada yang seperti PR166, chip ini dimaksudkan untuk bersaing dengan P166 Intel. Bekerja hanya pada 116,6 MHz (1.75 x 66 MHz) secara internal. Hal ini dikarenakan cache yang dioptimasi dan perkembangan-perkembangan baru lainnya. Hanya ada fitur yang tidak sesuai dengan P166 yaitu dalam kerja floating point. PR133 dan PR166 berharga jauh lebih murah dari jenis Pentium yang sebanding, dan prosessor ini sangat terkenal pada mesin-mesin dengan harga yang murah.
5.      Pentium MMX (P55C)
  • Pentium-pentium P55C diperkenalkan 8 Januari 1997.
  • MMX merupakan kumpulan perintah baru (57 ineteger baru, 4 jenis data baru dan 8 register 64 bit) yang menambah kemampuan CPU tersebut.
  • Perintah-perintah MMX dirancang untuk program-program multimedia.
  • Pemrograman dapat menggunakan perintah-perintah ini dalam program-programnya.
6.      IDT Winchip
IDT merupakan perusahaan yang lebih kecil yang menghasilkan CPU seperti Pentium MMX dengan harga murah. WinChip C6 pertama IDT diperkenalkan pada Mei 1997.
7.      AMD K6
K6 AMD diluncurkan 2 April 1997, chip ini bekerja lebih baik dari Pentium MMX. Oleh karena itu termasuk dalam keluarga P6.
  • Dilengkapi dengan 32+32 KB cache L1  dan MMX.
  • Berisi 8.8 juta transistor.
K6 seperti halnya K5 kompatibel dengan Pentium, maka dapat diletakkan di Socket 7 pada motherboard Pentium umumnya, dan ini segera membuat K6 menjadi sangat terkenal.
8.      Cyrix 6x86MX (MII)
Cyrix juga mempunyai chip dengan unjuk kerja tinggi berada diantara generasi ke-5 dan ke-6.
  • Jenis pertama melawan chip Pentium MMX dari Intel.
  • Jenis berikutnya dapat dibandingka dengan K6.
  • Prosessor kelompok P6 yang powerful dari Cyrix diumumkan sebagai “M2”.
  • Diperkenalkan pada 30 Mei 1997 namanya menjadi 6x86MX.
  • Kemudian diberi nama MII.
  • 6x86MX menjalankan perintah CISC asli seperti Pentium MMX. 6x86MX mempunyai karakteristik seperti prosessor dary Cyrix yang memiliki masalah dengan unit FPU.
  • Tetapi jika hanya digunakan untuk aplikasi standar hal ini bukan masalah. Masalah akan muncul jika memainkan game 3D.
  • Tetapi chip-chip ini tidak punya FPU dan MMX yang berunjuk kerja baik.
9.      AMD K6-2
Versi “model 8” berikutnya K6 mempunyai nama sandi “Chomper”. Prosessor ini dikenalkan pada 28 Mei 1998 dipasarkan sebagai K6-2 dan seperti versi model 7 K6 yang asli dibuat dengan teknologi 0,25 mikron.
  • Chip-chip bekerja dengan 2,2 volt.
  • Chip ini berhasil menjadi saingan Pentium II Intel.
  • K6-2 dibuat untuk bus front side (bus system) pada kecepatan 100 MHz dan motherboard Super 7.
  • Dukungan termasuk dalam DirectX 6.0 untuk windows.
  • DirectX merupakan multimedia API untuk windows.
  • Multimedia 3DNow! Tidak kompatibel dengan MMX tetapi K6-2 mempunyai MMX sebaik 3DNow! Cyrix dan IDT juga meluncurkan CPU dengan 3DNow!.
  • K6-2 350 MHz berunjuk kerja sangat mirip dengan Pentium II-350, tetapi dijual dengan lebih murah dan dapat menghemat lebih banyak sebab motherboard yang lebih murah

D.    Generasi 6
  1. Penrium Pro
Penegmbangan Pentium Pro dimulai 1991, di Oregon. Diperkenalkan pada 1 November 1995. Pentium Pro merupakan prosessor RISC murni, dioptimasi untuk pemrosesan 32 bit pada windowsNT atau OS/2. Fitur yang baru adalah cache L2 yang menjadi satu chip raksasa, dengan chip empat persegi panjang dan socket-8nya. Unit CPU dan cache L2 merupakan unit yang terpisah di dalam chip ini.
  1. Pentium II
Pentium pro “Klamath” merupakan nama sandi prossesor puncak intel. Prossesor ini mengakhiri seri Pentium pro yang sebagian terdapat pengurangan dan sebagian terdapat perbaikan.
Diperkenalkan 7 Mei 1997, Pentium II memiliki fitur-fitur:
·         CPU diletakkan bersama dengan 512 KB L2 didalam sebuah modul SECC (Single Edge Contact Catrigde)
·         Terhubung dengan motherboard menggunakan penghubung/konektor slot one dan bus P6 GTL
·         Perintah-perintah MMX
·         Perbaikan menjalankan program 16 bit (menyenangkan bagi pengguna windows 3.11)
·         Penggandaan dan perbaikan cache L1 (16KB + 16 KB)
·         Kecepatan internal meningkat dari 233 MHz ke 300 MHz (versi berikutnya lebih tinggi)
·         Cahce L2 bekerja pada setengah kecepatan CPU
Dengan rancangan yang baru, cache L2 mempunyai bus sendiri. Cahce L2 bekerja pada setangah kecepatan CPU seperti 133 MHz atau 150 MHz. Jelas merupakan sebuah kemunduran dari Pentium pro, yang dapat bekerja pada 200 MHz antara CPU dan cache L2 . Hal ini dijawab dengan cache L1.
Pentium II telah tersedia dalam 233, 266, 300, 333, 400, 450 dan 500 MHz. Dengan chip set 8244BX dan i810 Pentium II mempunyai unjuk kerja yang baik sekali.
Pentium II berbentuk kotak plastic persegi empat besar,  yang berisi CPU dan cache. Terdapat juga computer kecil (S824459AB) dan kipas pendingin dengan ukuran yang besar. 
  1. Pentium II Celeron
Awak 1998 intel mempunyai masa yang sulit dengan Pentium Pro II yang agak mahal. Banyak pengguna membeli AMD K6-233M, yang menawarkan unjuk kerja sangat baik pada harga yang layak.
Maka intel membuat merek CPU baru yaitu Celeron. Prossesor ini sama dengan Pentium II kecuali cache L2 yang telah dilepas. Prossesor ini disebut juga Pentium II SX. Pada tahun 1998 intel mengganti MMX-nya dengan Celeron pertama kemudian rancangannya diperbaiki. Cartridhe Celeron sesuai dengan slot 1 bekerja pada system bus 66 MHz. Clock internal bekerja pada 266 atau 300 MHz.
  1. Pentium II Celeron A : Mendicino
Cartridge baru dengan 128 KB cache L2 didalam CPU. Unjuk kerja sangat baik karena cache L2 bekerja pada kecepatan penuh. Chip dalam kartu adalah Celeron 300A.
  1. Pentium II Celeron PPGA : Socket 370
Socket 370 baru untuk Celeron. Prossesor 400 dan 366 MHz pada tahun 1999 tersedia dalam plastic pin grid array ( PPGA). Socket PGA370 terlihat seperti socket 7 tradisional yang mempunyai 370 pin.
  1. Pentium II Xeon
Pada Juli 1998 intel mengenalkan cartridge Pentium II baru yang diberi nama Xeon. Ditujukan untuk server dan pemakai high-end.
Xeon merupakan Pentium II dengan cartridge baru yang sesuai konektor baru yaitu slot two. Ada perbaikan dan perubahan diantaranya :
·         Chip RAM cache L2 jenis baru CSRAM (Costum SRAM) yang bekerja pada kecepatan CPU penuh.
·         Ukuran cache L2 yang berbeda : 512, 1024, atau 2048 KB RAM L2
·         Memori RAM hingga 8 GB dapat di cache.
·         Empat atau delapan Xeon dalam satu server
·         Mendukung server yang di cluster
·         Chip set baru 82440GX dan 82450NX
Chip Xeon bekerja pada kecepatan clock CPU penuh. Dapat diperkirakan bahwa akan memiliki unjuk kerja sama seperti cache L1. Tetapi antarmuka dari L1 ke L2 bernilai beberapa tik clock pada awal tiap perpindahan, sehingga ada beberapa kelambatan. Tetapi jika data sudah dipindahkan, bekerja pada kecepatan clock penuh.
  1. AMD K6-3
AMD K6-3 merupakan model 9 dengan nama sandi “Sharptooth”, yang mungkin memiliki cache tiga tingkat :
·         Sedikit perbaikan disbanding K6-2
·         Cache L2 sebesarr 258 KB satu chip
·         Rancangan cache tiga tingkat
·         Bus front side 133 MHz baru
·         Kecepatan clock 400 MHz dengan 450 MHz
Kedua cache 64 KB L1 dan 256 KB L2 disatukan dengan chipnya. Cache pada die L2 ini bekerja pada kecepatan prossesor penuh seperti yang dilakukan pada Pentium Pro dan juga seperti Celeron A dan pada prossesor Xeon dari intel.
K6-3 digunakan pada motherboard super 7 dan ruang untuk cache tingkat berikutnya L3. Perancangan cache tiga tingkat dibuat untuk menggunakan motherboard yang sudah ada hingga 2MB cache yang on-board.
  1. Pentium III Katmai
Setelah Pentium II intel mengeluarkan Pentium III. Pada Maret 1999 intel mengenalkan kumpulan MMX2 baru yang ditingkatkan untuk perintah grafis (70 Buah). Perintah ini disebur Katmai New Instruction (KNI)/perintah baru katmai atau SSE. Perintah ini ditujukan untuk meningkatkan kinerja game 3D seperti Teknologi 3D Now! AMD. Katmai memasukkan “double precision floating-point single instruction data/Floating point dengan ketelitian ganda satu perintah banyak data (DPFS SIMP)” yang bekerja dalam delapan register 128 bit.
KNI diperkenalkan pada Pentium III 500MHz baru. Prossesor ini sangat mirip dengan Pentium II. Menggunakan Slot1dan hanya berbeda pada fitur baru seperti pemakaian katmai dan SSE.
Prossesor ini dipasang pada motherboard dengan chip set BX dan slot 1.
Prossesor ini mempunyai beberapa fitur yaitu:
·         Nomer pengenal
·         Register baru 70 perintah baru
Akhirnya kecepatan clock dinaikkan hingga 500 MHz dengan ruang untuk peningkatan lebih lanjut. Pentium II Xeon dengan nama sandi Tanner diperkenalkan 17 Maret 1999. Chip Xeon diperbaharui deangan semua fitur baru daripentium III. Untuk memanfaatkannya intel telah mengumumkan chip set Profusion.
Nomer pengenal PSN ( Processor Serial Number), unik untuk setiap CPU telah mengakibatkan banyak pembicaraan masalah keamanan. Nomer ini bernilai 96 bit yang deprogram secara elektronik kedalam tiap chip. Ini berarti inisiatif yang sangat bijaksana dapat membuat perdagangan elektronik dan penyandian dalam internet menjadi aman dan efektif.

E.     Generasi 7
  1. AMD K-7 Athlan
ProssesorAMD utama yang sangat menggemparkan Athlon (K7) diperkenalkan Agustus 1999. Tanggapan intel tidak dapat diharapkan hingga akhir tahun 2000. Dalam bulan-bulan pertama pasar menanggapi Athlan sangat positif, seperti yang diharapkan untuk mengungguli Pentium III pada frekuensi clock yang sama.

F.     Generasi 8
  1. AMD Athlon 64
Dirilis pada 23 September 2003,Athlon 64 merupakan processor produksi perdana AMD untuk keluarga CPU K8 yang ditujukan untuk pasar komputer desktop dan laptop. Secara bersamaan, AMD juga merilis Athlon 64 FX,versi lain dari Athlon 64 yang ditujukan untuk pengguna enthusiast.
Fitur utama dari arsitektur K8 adalah pengimplementasian teknologi 64-bit (AMD64). Walaupun beroperasi sebagai processor 64-bit,Athlon tetap mendukung aplikasi berbasis 8-bit, 16-bit, dan 32-bit. Selain itu, ada beberapa fitur dasar yang dimiliki arsitektur K8, seperti :
·         L1-cache sebesar 128KB, sedangkan kapasitas L2-cache bervariasi, antara lain 512KB atau 1MB, tergantung variannya.
·         Memory controller terintegrasi pada processor sehingga berjalan dengan clockrate yang sama dengan clockrate processor. Akses data ke memory pun lebih “pendek” dibandingkan bila memory berada di “north bridge” sehingga dapat memperkecil latency secara segnifikan.
·         Menggunakan teknologi Hyper Transport(HT) untuk menggantukan FSB tradisional dimana processor terhubung dengan komponen lainnya dengan menggunakan link dengan bandwith yang lebih tinggi, dan latency yang rendah.
·         Dukungan untuk instruksi SSE2 dan mulai dari Arhlon 64 revisi core E3 (Venice), ditambahkan pula dukungan untuk instruksi SSE3.
Athlon 64 awalnya menggunakan proses pabrikasi 130 nm, kemudian beralih menggunakan proses pabrikasi 90 nm, dan 60 nm. Dukungan processor yang digunakan Athlon 64, yaitu :
·         “Socket 754”, menggunakan interface memori 64-bit (Single Channel), dan frekuensi Hyper Transport 800 MHz.
·         “Socket 939”, menggunakan interface memory 128-bit (Dual Channel), dan frekuensi Hyper Transport 1000 MHz.
·         “Socket AM2”, dimana untuk kali pertamanya mendukung penggunaan memory DDR2 SDRAN sehingga meningkatkan bandwith memory hingga 12,8 Gb/sec.
Sedangkan untuk Athlon 64 FX, selain menggunakan “Socket 939” dan “Socket AM2”, juga menggunakan “Socket 940” dan “Socket F”.
Processor pertama yang menggunakan arsitektur K8 adalah AMD Opteron. Processor ini dirilis pada 22 April 2003, dan merupaka processor kelas Server/workstation. AMD Opteron diproduksi dengan pilihan frekuensi 1400 MHz – 3000 MHz, menggunakan “Socket 939” dan “Socket 940”. AMD Opteron didesain dalam 3 versi, yaitu : Processor untuk system uni-processor, system dual-processor, dan system dengan 4 hingga 8 processor.
  1. Pentium prescot
Walaupun menggunakan nama Pentium 4, processor yang dirilis 1 Februari 2004 ini, arsitekturnya sudah mengalami perubahan dari arsitektur Pentium 4 sebelumnya. Processor ini diproduksi untuk memenuhi ambisi Intel mencapai frekuensi lebih tinggi dengan meningkatkan pipeline processor, dan menjadi salah satu processor yang haus akan daya.
Pentium 4 Prescott diproeduksi dalam dua versi, yang mendukung teknologi Hyper-Threading dengan FSB 800 MT/s, dan yang tidak mendukung teknologi Hyper-Threading dengan FSB 533 MT/s. Selain dukungan fitur-fitur dasar seperti “MMX”, “SSE” dan “SSE2” pada semua model Prescott, Intel juga menambahkan fitur “SSE3” dan kapasitas L2-cache menjadi 1024 KB, Untuk beberapa model dilengkapi dukungan teknologi 64-bit “Intel 64” (implementasi x86-64), dan dukungan untuk teknologi “XD bit” (implementasi NX bit).

G.    Generasi 9
  1. Intel Core 2
Keluarga Microprocessor Core 2 diperkenalkan pertama kali pada tanggal 27 Juli 2006, berbasis microarchitecture “Intel Core”. Diproduksi dalam beberapa versi, “Solo” (single-core/satu into, hanya tersedia dalam versi mobile), “Duo” (dual-core/dua inti), “Quad” (quad-core/empat inti), dan menyusul pada 2007, versi “Extreme” (Dua atau empat inti). Processor Core 2 Duo memiliki dua core dalam sati die. Sedangkan pada processor Core 2 Quad, Intel menggunakan teknologi Multi-Chip Module, dimana processor terdiri dari dua die, dan masing-masing die sana dengan sebuah Core 2 Duo.
Pada processor Core 2 tertanam 167 juta hingga 820 juta ransistor, menggunakan teknologi 65 nm dan 45 nm. Kapasitas L1-cache Core 2 sebesar 64 KB pada masing-masing core processor, sedangkan kapasitas L2-cache bervariasi antara 2 MB, hingga 12 MB (2 x 6 MB) dan FSB antara 533 MT/s hingga 1600 MT/s, tergantung modelnya.
Semua model processor Core 2 mendukung fitur “MMX”, “SSE”, “SSE2”, “SSE3”, “SSSE3”, “Enhanced Intel SpeedStep Technology”(EIST), “Intel 64” (implementasi x86-64) “XD bit” (Implementasi dari NX bit), serta “iAMT2” (Intel Active Management). Untuk beberapa model, Intel menambahkan dukungan fitur “Intel VT-x” (Intel Virtualization Technologi for x86), “TXT” (Trusted Execution Technology), dan “SSE4” (Penryn).
Walaupun processor Core 2 berjalan pada frekuensi yang lebih rendah dibandingkan dengan Pentium 4, namun dengan arsitekturnya yang lebih efisien membuat peforma Core 2 jauh lebih baik

H.    TRANSISI GENERASI 9
  1. Intel Pentium D
Intel Pentium D dirilis pada 25 Mei 2005, processor dua core yang kedua core-nya tidak berada dalam satu die. Processor ini memiliki dua die yang masing-masing berisi satu core. Processor ini berbasis mikro-arsitektur Intel NetBurst dan memiliki hampir semua fitur Prescott/Cedar Mill, plus beberapa fitur baru seperti “EIST”, “Intel 64”, “XD bit”, serta untuk beberapa model juga memiliki fitur “Intel VT-x). Secara keseluruhan, peningkatan peforma Pentium D tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan Pentium 4,walaupun mengonsumsi daya yang lebih tinggi dibandingkan Pentium 4.
  1. Intel Pentium dual core
Walaupun menggunakan nama Pentium, processor ini berbasis mikro-arsitektur “Intel Core”, sehingga memiliki fitur-fitur dasar microarchitecture “Intel Core”. Dukungan fitur “Intel VT-x” baru tersedia pada seri “Wolfdale-2M”, itupun hanya untuk beberapa model. Pilihan clockspeed yang tersedia antara 1,3 GHz hingga 2,8 Ghz dengan FSB 533 MHz, hingga 1066 MHz, serta kapasitas L2-cache 1MB-2M.

Sudirman, Ivan, Sejarah Komputer, IlmuKomputer.com
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_komputer

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERKEMBANGAN KOMPUTER DARI PRA SEJARAH SAMPAI MASA KINI & KEMUNGKINAN MASA DEPAN

Makalah Sistem Opeasi